Followers

Makluman...

Blog ini sedang dalam proses kemaskini. Terdapat sesetengah link yang belum dapat berfungsi. Harap maklum... =)

07 Mei 2011

Mulakan Percaturan Segera

celaru...

Owh…..
Sangat risau dan bimbang ketika ini….
Jiwa serabut seketika…
Rasa macam terbeban dengan begitu banyaknya agenda & tugas
Agenda mengurus rumah tangga
Agenda menyiapkan soalan2 peperiksaan (3 kertas perlu dilunas)
Agenda menyiapkan modul sepanjang ketiadaanku di sekolah
Juga agenda menyelesaikan kerja kursus anak-anak di sekolah…
Tapi…
Terasa celaru mana satu nak ku lunaskan dahulu
Mana yang pelu didahulukan
Mana pula nak dikemudiankan…
Arghhh!!… masa yang ada bisa saja terbuang begitu saja
Jika tidak lancarkan gerakan penyelesaian segera
Mana pergi kekuatan ini…
Mana hilang keazaman diri
Bangkit segera!!!
Perlu bangkit segera dari tidur-tidur yang lena….
Korbankan segala waktu yang ada
Biar segera tertunai tanggungjawab yang ada
Biar terlunas tuntutan kerjaya
Agar masa-masa rehat yang bakal tiba 2-6 minggu mendatang
Dapat diluang sebaiknya
Tanpa saja ada gangguan-gangguan tak diduga

MARI MULAKAN PERCATURAN!!!

Berusaha!!!

06 Mei 2011

Menghitung Ketika...

34 minggu usianya…
Atau kata lainnya sudah 8 bulan setengah
Ku hanya punya masa 2-6minggu saja
Saat & ketikanya hampir tiba…
Berharap dan terus saja berharap
Berdoa selagi mana mampunya…
Moga diberi izin teruskan kehidupan
Moga diberi peluang nafas terus lancar dalam peredarannya
Ingin jadi ibu yang terbaik buat cahaya mata kehidupan
Ingin juga terus jadi isteri pada sang suami
Yang namanya sentiasa terpahat dalam muka jiwa
Mengharap satu kekuatan muncul bersama bila tiba ketikanya
Menginginkan semangat yang tak putus jadi milik buat bekalan
Pohonkan maaf pada semua
Pinta halal pada sekaliannya
Moga tiada apa yang tak terlunas sebelum pertarungan dimula
Biar tenang setiap saat yang disua
Agar tiada lagi carik yang bisa menganggu jiwa
Andai ditakdir yang tidak-tidak
Pohon doa dititip setiap ketika
Agar tenang & damai jiwa berlalu tanpa bimbang
Bekal jiwa saat menghadap-Nya
Dan kini hanya berharap
Doakan selamat semuanya…
Amin ya Robb….
 Doa itu perlu

25 Februari 2011

Alhamdulillah....

25 Februari 2011 (Jumaat)
Alhamdulillah….
Hari ini… genap 6 bulan sudah usia kandungan…..
Moga Allah sentiasa melimpahkan rahmat & barakah pada diri ini untuk meneruskan sisa-sisa hidup yang berbaki sehingga menantinya kelahiran cahaya mata pertama ini…

Hari & waktunya kian dekat…. Aku tau yang terbaik datang dari-Nya…
Belajar untuk jadi lebih redha & tawakkal dalam setiap ketentuan yang disuratkan….. InsyaAllah hati makin sabar & tenang kini….

Aku perlu kuat semangat… Demi meneruskan rencana kehidupan bersama suami yang paling aku sayang & di samping anak yang bakal dilahirkan….
Cukupkah sudah kekuatan ku untuk menyambut sebuah kelahiran & berusaha menjadi seorang ibu yang terbaik untuk anak ini….?

Bimbang tetap ada walau kata-kata semangat sentiasa dititip buatku agar terus tawakkal & doa moga selamat semuanya…
Namun, kita tidak tahu apa yang bakal berlaku masa akan datang… Setiap yang Dia takdirkan insyaAllah akan ku cuba sedayanya untuk redah…

Saat & ketika ini… syukur tidak terhingga dalam segenap ruang hati….
Suami yang dititpkan untukku adalah yang terbaik…

Bagiku Dia yang maha kuasa… Dia juga penentu segala… Ku hanya ingin berikan yang terbaik buat dirinya… Tanpa lagi memikirkan selain dari itu… Berusaha menjadi isteri solehah yang sentiasa menyenangkan hatinya…. Hanya itu ku mampu sebelum Dia mentakdirkan aku kembali ke sisi-Nya….

Setiap saat dan detik sentiasa ada kebimbangan… Bimbang akan setiap kemungkian… Moga doa jua yang dapat memberiku kekuatan saat menanti kelahiran ini…. Usaha, Doa, Tawakkal…

09 Januari 2011

Dahsyatnya Tenaga Maaf


Salam pertemuan hujung minggu buat semua..
Alhamdulillah masih lagi diizin menghirup udara segar & bernafas seperti makhluk lainnya... Alhamdulillah... :)

Sepertimana sebelum ini.. yang mana pernah saya titipkan @ kongsikan dengan kalian berkenaan kiriman2 dari rakan dari seberang.. yang mana memang membuatkan hati saya sentiasa tersentuh dan muhasabah diri... 
tidak salah rasanya saya juga berkongsi dengan kalian tentang apa yang dikirmkan kepada saya..
Moga-moga akan menjadi motivasi & perangsang buat kita semua dalam pada meneruskan hidup yang sangat-sangat mencabar masa kini.... InsyaAllah....


”Hendaklah mereka memberi maaf dan melapangkan dada, tidakkah kamu ingin diampuni oleh Allah?” 
(QS. An-Nuur [24]: 22).

Sahabat sekalian, kita semua diberikan kesempatan hidup dengan waktu yang amat terbatas, dalam perjalanan hidup kita ingin menuju 2 Visi, Sukses Dunia dan Sukses Akhirat, perjalanan meraih 2 sukses tersebut akan terasa ringan dan menyenangkan jika kita tidak sibuk mengumpulkan beban-beban berat yang harus kita pikul.


Disepanjang perjalanan karier dan bisnis, tidak dapat dipungkiri bahwa kita harus berhadapan dengan berbagai jenis kepribadian manusia. 
Roberta Cava, dalam bukunya Dealing with Difficult People, menunjukkan ciri-ciri kepribadian yang berpotensi menyulitkan kita, iaitu:

1. Mereka yang sering membuat kita emosional.
2. Mereka yang membuat kita terpaksa melakukan sesuatu yang sesungguhnya tidak kita ingin lakukan.
3. Mereka yang mencegah atau menghalangi kita untuk melakukan sesuatu yang seharusnya kita lakukan.
4. Mereka yang suka menimbulkan perasaan bersalah jika kita tidak melakukan sesuatu yang sesuai dengan keinginannya.
5. Mereka yang suka menimbulkan perasaan-perasaan negative terhadap kita seperti frustasi, marah, minder, iri, depresi, dan sebagainya.
6. Mereka yang selalu menggunakan kekerasan dan memanipulasi untuk mencapai tujuannnya.


Kita tidak mungkin dapat mengendalikan sikap orang-orang tersebut. Tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mencegah mereka agar tidak berbuat negative. 
Namun, kita bisa mengelola hati kita. Daripada sibuk menyimpan kekesalan, dendam, dan amarah yang jelas-jelas tidak berguna, bukankah lebih baik jika kita berpikir tentang cara agar kita dapat menaklukan musuh tanpa harus bertempur? 
Ingatlah bahwa tak ada yang lebih hebat yang dapat menghambat kebahagiaan kita daripada rasa benci, marah, dan kesal.

Tidaklah penting apa yang dilakukan seseorang terhadap kita atau besarnya kesalahan mereka. 
Jika kita tidak memaafkannya, kitalah yang akan menanggung akibatnya. 
Memaafkan dan mengampuni orang lain membebaskan kita dari kelumpuhan hidup.

Menyimpan rasa dendam dan amarah memboroskan tenaga dan energi yang dapat kita arahkan menuju kebahagiaan. 
Jika kita rela memaafkan, kita dapat menyumbang lebih banyak pada kehidupan dan merasa bahagia terhadap diri sendiri dan orang lain.

Pengampunan itu menyembuhkan. 
Pengampunan itu membuka hati kita, membebaskan emosi-emosi kita, melepaskan tenaga yang tersumbat di dalam tubuh, dan membiarkan daya hidup mengalir bebas.

Mengampuni dan melupakan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. 
Tindakan ini diperlukan kerendahan dan kebesaran hati. 
Namun, itulah satu-satunya cara untuk menempuh jalan menuju kebahagiaan dan kesuksesan sejati.

Sahabat, Hidup ini akan semakin terasa sangat singkat kalau hanya untuk Membenci, tidak satupun diantara kita yang paling sempurna dan paling suci, mari kita maafkan ayah ibu kita, anak-anak kita, suami kita, istri kita, saudara-saudara kita, bos kita, karyawan kita, pembantu kita, teman dan sahabat kita. 
Ada banyak cara memberi dan meminta maaf, jika kita masih malu dan ragu bertemu, samada melalui SMS dan FB bisa menjadi pendahuluannya.

”Maafkanlah mereka dan lapangkan dada, sesungguhnya Allah senang kepada orang-orang yang berbuat kebajikan (terhadap yang melakukan kesalahan kepadanya)” (QS. Al-Ma‘idah [5]: 13). Baca juga QS Al-Baqarah (2): 109, dan Al-Nûr (24): 22.

Rasullulah Saw memberikan bimbingan,
 “Carilah alasan untuk memaafkan saudaramu walau hingga 70 alasan.
” Seorang murid bertanya kepada gurunya, Imam Hasan Al-Basri,
 “Mengapa Rasullah menyuruh kita mencari 70 alasan untuk memaafkan?”. 
Jawab Hasan Basri, “Itu menunjukkan pentingnya memaafkan. 
Sebelum kita sampai pada 70 alasan kita belum bisa memaafkan, 
kita harus bersedih karena memiliki hati sekeras batu.”



Moga hati-hati saya & kita semua terdidik untuk segera memaafkan, 
dan
semoga setiap usaha yang kita lakukan untuk memaafkan akan mendapat redha Allah...
InsyaAllah... Amin...  

30 Disember 2010

Jangan Pernah sembunyi...... Allah pasti tunjukkan...

Jangan Pernah Sembunyi... Allah Pasti Tunjukkan....

Alhamdulillah... Masih dikurnia kesihatan tubuh walau dalam keadaan berbadan dua... Moga-moga nikmat kesihatan kekal dipinjamkan selagimana mendatangkan kebaikan hidup.... 
Namun andai KEMATIAN itu lebih baik, InsyaAllah juga saya Redha.... 
Allah tahu semuanya....

Tajuk yang sangat mudah... 
Bilamana disebut sudah pasti bisa saja difahami maksudnya... 
Tidak rumit bukan???
Dalam hidup, selama mana kita adalah makhluk bernama manusia yang punya akal fikiran, bisa saja kita memikirkan 1001 macam perkara untuk dilaksanakan.. 
untuk direncanakan... 
Bisa saja juga kita berjanji yang macam-macam... sebanyak dan semahu mana yang kita suka....
Bisa saja kita berbuat apa-apa yang kita mahu selayaknya...
Walaupun kadangkala menyembunyikan semuanya dari pengetahuan yang lainnya....
Ingat... Kita punya Allah... 
YA.. Allah yang berkuasa...
Selama mana kita mahu bermain sembunyi2 di balik pokok atau objek apa seklipun secara lahiriah...
Mungkin saja rakan2 kita tidak berjaya mengesan, tapi Allah tetap tahu....
Selama mana kita mahu berahsia dari apa-apa yang kita inginkan...
Tapi, Allah tetap juga tahu....
Dan yang kini saya yakin... 
Dia pasti akan memberi isyarat pada yang lain akan setiap yang kita rahsiakan...
Dia tahu... Bilamana setiap yang disembunyikan itu bukan sesuatu yang baik,
Maka dengan mudah Dia memberi jalan untuk kita tahu...
Ya kita pasti akan tahu sesuatu yang kita tidak tahu...
Asal saja Dia mengizinkan...

Dalam setiap doa saya pohon dan panjatkan...
Andai masih ada rahsia yang tidak ketahuan...
Yang mana adalah HAK bagi saya untuk ketahui...
Hanya pada Dia tempat saya pohonkan agar diberi petunjuk akan setiap rahsia...
Moga-moga...
Akan terdidik hati dan nurani saya
untuk lebih kuat & sabar...
juga agar lebih adil & jujur dalam setiap percaturan kehidupan

p/s: Coretan ini bukan hanya untuk saya, tapi buat pedoman sekalian rakan-rakan & taulan juga....

Jangan pernah sembunyikan sesuatu... Allah pasti tunjukkan....


Blog Widget by LinkWithin